Popular Post

Popular Posts

Posted by : Ariq Monday, 4 November 2013

Terowongan ke tempat ritual


Penggemar video game Fatal Frame tentunya sudah tidak asing dengan dengan kisah Himuro Mansion. Pada permainan tersebut, ada sebuah cerita tentang Himuro Mansion yang dikutip dari kisah nyata. Himuro Mansion ini adalah rumah tradisional Jepang yang letaknya di area terjal berbatuan perbatasan Tokyo. You see?

Rumah ini dikatakan pernah melakukan pembunuhan besar-besaran pada sejarah Jepang modern. Adat lokal telah memiliki ini dari generasi, keluarga Himuro berpartisipasi ritual "memelintir" yang aneh. Yang biasa disebut "The Strangling Ritual" untuk menyegel karma buruk dari dalam bumi, dan dilakukan pada setiap setengah abad atau sebagainya. Versi yang sangat populer menyatakan karma buruk akan timbul setiap bulan Desember (sementara versi yang lain mengatakan "hampir akhir tahun") dari portal pada bawah tanah Himuro Mansion. Untuk mencegah ini, seorang gadis dipilih dari kelahiran oleh kepala rumah tangga Himuro Mansion dan mengasingkan dari dunia luar untuk mencegahnya dari mengembangkan beberapa hubungan dari dunia luar, yang mana sebagai hasilnya, untuk membahayakan efek dari ritual.

Pada hari dimulainya "Strangling Ritual", seorang gadis telah diikat oleh tali mulai dari kaki, tangan, dan lehernya. Tali-talinya mengikat ke sekumpulan sapi atau kuda-kuda untuk merobek kaki-kakinya dari tubuhnya. Tali-tali inilah digunakan untuk mengikat anggota-anggota badannya kemudian merendam di darahnya dan menunggu pintu gerbang portal tadi. Mereka percaya bahwa ini akan menyegel portal selama setengah abad lagi sampai ritualnya diulang kembali. Selama catatan terakhir Strangling Ritual, dikatakan bahwa seorang gadis telah jatuh cinta dengan seorang lelaki yang mencoba untuk menolongnya dari ritual. "Ikatan" ini ke bumi ternoda oleh darahnya dan arwah dan menghancurkan ritualnya secara keseluruhannya. Setelah mengetahui percintaan sang gadis, Kepala keluarga tadi mengambil pedangnya dan membunuh seluruh anggota keluarganya secara brutal, sebelum akhirnya, ketakutan terjadi, dan semua anggota keluarganya jatuh ke pedangnya.

Himura hallway, tempat kepala keluarga Himuro membunuh semua
anggota keluarganya.


Ini adalah dasar dari angkernya Himuro Mansion. Legenda lokal mengetahuinya bahwa arwah-arwah yang terbunuh oleh Kepala keluarga Himuro Mansion tadi bergentayangan sekitar rumah dan mencoba untuk mengulang ritual yang telah gagal dengan menggunakan siapa yang masuk ke bangunan yang ditinggalkan. Menurut laporan, darah-darah terlihat di bagian dinding Himuro Mansion. Sebagaimana mereka terceklik dari sebilah pedang yang baru-baru ini dipotong menembus daging. Banyak yang melapor melihat arwah-arwah dan hantu-hantu berpakaian serba putih, mencuci pakaian dan mempersiapkan sesaji untuk ritual. Dan ada yang mengatakan bahwa jika seseorang mengambil foto di patung wanita tanpa kepala, maka yang terlihat di foto tadi yaitu seorang gadis kecil.

Bagaimana dengan marga "Himuro"? dan kenapa Himuro Mansion tidak dirubuhkan saja?
Ya, seperti artikel diatas. Keluarga Himuro semuanya tewas dibunuh oleh kepala marga mereka sendiri,
mengapa tidak dirubuhkan? Karena bangunan tersebut sudah dianggap oleh warga sekitar dan pemerintah
sebagai tempat wisata dan sebagai bukti bahwa pernah ada ritual dan pembantaian keluarga Himuro.

Sekarang, tertarikah anda untuk berwisata ke Himura Mansion ini?

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © 2013 Ariq Share - Ariq Blaze - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -